Rabu, 30 Mei 2012

Cara Membuat Menu Tab View

Karena sering ditanya tentang bagaimana caranya membuat Tab VIew (Biasanya nanyanya gini: "Mas cara membuat menu yg kayak punya mas gmn? yg ada "Tips & Trik", "Lain-lain", "Terbaru", "Komentar" itu lho). Ya kan? hayo ngaku... Tabview itu sangat berguna sekali, karena dengan ukuran kotak yang relatif kecil tapi bisa memuat isi yang buanyak. Sebenarnya dah dari dulu pingin posting tentang itu, tp karena yg dulu cara pasanganya sulit jadi belum bisa aku jelaskan. Trus akhirnya aku menemukan metode baru dalam pembuatannya. Cara yang ini mungkin mirip dengan punyanya o-om, tp scriptnya agak beda. Dan aku dapet script ini juga bukan dari o-om lho :D
Tab view itu contohnya seperti ini :

Beginilah cara untuk membuat menu tab view tersebut

1. Login ke blogger trus pilih menu "Layout --> Edit HTML"
2. Kemudian cari kode ini ]]></b:skin>
3. Kemudian masukkan kode berikut ini sebelum kode ]]></b:skin> atau kedalam tag CSS.

div.TabView div.Tabs
{
height: 24px;
overflow: hidden;
}
div.TabView div.Tabs a
{
float: left;
display: block;
width: 90px; /* Lebar Menu Utama Atas */ text-align: center;
height: 24px; /* Tinggi Menu Utama Atas */
padding-top: 3px;
vertical-align: middle;
border: 1px solid #000; /* Warna border Menu Atas */
border-bottom-width: 0;
text-decoration: none;
font-family: "Times New Roman", Serif; /* Font Menu Utama Atas */
font-weight: 900;
color: #000; /* Warna Font Menu Utama Atas */
}
div.TabView div.Tabs a:hover, div.TabView div.Tabs a.Active
{
background-color: #FF9900; /* Warna background Menu Utama Atas */
}
div.TabView div.Pages
{
clear: both;
border: 1px solid #6E6E6E; /* Warna border Kotak Utama */
overflow: hidden;
background-color: #FF9900; /* Warna background Kotak Utama */
}
div.TabView div.Pages div.Page
{
height: 100%;
padding: 0px;
overflow: hidden;
}
div.TabView div.Pages div.Page div.Pad
{
padding: 3px 5px;
}


4. Perhatikan text-text yang berwarna merah, itu adalah keterangan untuk pengaturan Tab View. Ada ukuran warna dll. Untuk mengetahui kode2 warna silahkan lihat DISINI
5. Langkah selanjutnya yaitu pasang kode berikut ini sebelum kode </head>

<script src='http://kendhin.googlepages.com/tabview.js' type='text/javascript'/>


6. Kemudian "Di save"
7. Lalu pergi ke menu "Page Elements"
8. Trus PIlih "Add a Gadget" --> "HTML/Javascript" di tempat yg akan km letakkan Manu Tab View ini.
9. Inilah script yg harus kamu pasang :


<form action="tabview.html" method="get">
<div class="TabView" id="TabView">
<div class="Tabs" style="width: 350px;">
<a>Tab 1</a>
<a>Tab 2</a>
<a>Tab 3</a>
</div>
<div class="Pages" style="width: 350px; height: 250px;">

<div class="Page">
<div class="Pad">
Tab 1.1 <br />
Tab 1.2 <br />
Tab 1.3 <br />
</div>
</div>

<div class="Page">
<div class="Pad">
Tab 2.1 <br />
Tab 2.2 <br />
Tab 2.3 <br />
</div>
</div>

<div class="Page">
<div class="Pad">
Tab 3.1 <br />
Tab 3.2 <br />
Tab 3.3 <br />
</div>
</div>

</div>
</div>
</form>

<script type="text/javascript">
tabview_initialize('TabView');
</script>


Keterangan :
- Angka2 atau text yang berwarna biru (350px) adalah ukuran tinggi dan lebar tabview.
- Kode yang berwarna Hijau Adalah text yang di Menu utama (Menu Atas).
- Kode yang berwarna merah adalah isi dari tabvie tsb. Kamu bisa mengisinya dengan link, gambar, banner, script dll.
- Untuk menmbahkan jumlah menu maka perhatikanlah text yang berkedip2. tambahkan menu tersebut dibawahnya.

Minggu, 27 Mei 2012

PENYERTAAN TUHAN


Yoh 14:15-17
"Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan meminta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, taitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, Sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu."

Dari firman Tuhan diatas ada 2 hal yang kita bisa pelajari yaitu:
1. Ia(Penolong yang lain=Roh Kebenaran=Roh Kudus) akan menyertai selama-lamanya.
2. Ia(Penolong yang lain=Roh Kebenaran=Roh Kudus)akan menyertai dan diam didalam orang percaya.

         Saya boleh belajar tentang penyertaan Tuhan dari pengalaman hidup saya seperti dibawah ini :

 "Saya mempunyai seorang anak umur 1.3 Tahun, saya sangat mencintai dia dengan berbagai cara, dan salah satunya lewat penyertaan saya dalam hidupnya. Saat dia membutuhkan sesuatu, membutuhkan pertolongan dan untuk bermainpun saya siap untuk memberikan yang dibutuhkan, baik pertolongan dan bahkan waktu untuk bermain itulah bentuk penyertaan bapa terhadap anak. Akan tetapi saat dia berbuat salah atau dia melakukan sesuatu yang membahayakan saya juga harus memberikan penyertaan kepada dia, misalnya saya harus membingbing dia, harus melarang dia dan mungkin akan membentak agar dia bisa mengerti."

       Dari cerita diatas kita bisa mengambil sebuah renungan Rohani bahwa hubungan Tuhan dengan umatnya sama seperti diatas, terkadang kita merasa bahwa Tuhan tidak menyertai kita, karena kita melihat kenyataan hidup. Mungkin kita punya alasan dan sering berkata, "kalau Tuhan menyertai, tidak mungkin saya seperti ini.." dan statement itu membuat kita tidak maju dalam kerohanian....seperti saya menyertai anak saya tidak selamanya yang baik-baik...terkadang kita harus mendapatkan rintangan karena mungkin Tuhan membuat kita semakin dewasa dengan rintangan tersebut......jadi cobaan, rintangan dan berbagai pergumulan yang kita hadapi mungkin itu merupakan perlindungan Tuhan bagi kita, Hanya saya kita butuh Penolong yang lain, yaitu Roh Kebenaran. Roh itulah yang bisa membuka mata hati kita untuk mengetahui kebenaran........

      Kita boleh belajar dari seorang tokoh alkitab yaitu Yusuf. Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa Tuhan menyertai Yusuf, akan tetapi kita boleh melihat perjalanan hidup dia. Dia di benci oleh saudara-saudaranya, bahkan saudara-saudaranya merencanakan pembunuhan dan membuang dalam sumur.....keadaan diatas tentu kita jadi bertanya-tanya, kalau Tuhan menyertai Yusuf mengapa dia mengalami hal itu? bukan hanya dari saudara-saudaranya dia mendapat masalah, tetapi dia juga di fitnah habis habisan dan hidupnya berada dalam penjara.....saya boleh melihat itu merupakan penyertaan Tuhan...dan  akibat penyertaan itu Yusuf berada di Istana, dan ribuan orang membutuhkan stempel atau cap untuk mendapatkan makanan karena Yusut menjadi penguasa nomor 2 di mesir saat itu.

     Kita butuh penyertaan Tuhan dan Tuhan selalu siap menyertai selama-lamanya dan bahkan akan tinggal diam dalam hidup kita. Untuk mendapatkan penyertaan itu kita harus meresponi segala perintah-Nya....
Apakah kita sudah meresponi?
atau kita sama seperti video dibawah ini?
Dia mengambil jalan sendiri dan akhirnya...




Kamis, 24 Mei 2012

Membuat Komentar Facebook Berdampingan dengan Komentar Blog

Membuat Komentar Facebook di Blog selain dapat membuat blog terlihat lebih bagus dan rapih, para pengunjung pun akan lebih di mudahkan dalam berinteraksi dengan anda melalui Kotak komentar karena sebagian pengunjung anda pastinya ada yang sudah login ke akun Facebook, jadi mereka pun akan ebih mudah berkomentar.

Tetapi jika kita menambahkan komentar Facebook dan etap mempertahankan Kotak komentar Default blog tentu akan membuat blog keliatan tidak dinamis karena terlalu memanjang ke bawah, nah oleh sebab itu saya akan memberikan Cara Membuat Komentar Facebook Berdampingan dengan Komentar Blog.

Berikut adalah Screenshot nya





Bagaimana ingin mencoba Komentar berdampingan tersebut.
1. Login ke Blog
2. Rancangan - Edit HTML
3. Untuk menghindari keselahan, Backup template anda terlebih dahulu dengan Download lengkap
4. Centang "Expand Template Widget"
5. Cari Kode <div class='comments' id='comments'>
Biasanya akan terdapat 2 kode tersebut di template anda
Copy kode di bawah ini tepat di bawah kode <div class='comments' id='comments'> yang ke 2



<div class='comments-tab' id='fb-comments' onclick='javascript:commentToggle(&quot;#fb-comments&quot;);' title='Comments made with Facebook'>
<img class='comments-tab-icon' src='http://static.ak.fbcdn.net/rsrc.php/v1/yH/r/eIpbnVKI9lR.png'/>
<fb:comments-count expr:href='data:post.url'/> Comments
</div>
<div class='comments-tab inactive-select-tab' id='blogger-comments' onclick='javascript:commentToggle(&quot;#blogger-comments&quot;);' title='Comments from Blogger'>
<img class='comments-tab-icon' src='http://www.blogger.com/img/icon_logo32.gif'/> <data:post.numComments/> Comments
</div><div class='clear'/>
</div>
<div class='comments-page' id='fb-comments-page'>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<div id='fb-root'/>
<fb:comments expr:href='data:post.url' num_posts='2' width='400'/>
</b:if>
</div>
<div class='comments comments-page' id='blogger-comments-page'>

2 : Jumlah Komentar Facebook yang akan di tampilkan
400 : Lebar Komentar Facebook

6. Lalu Cari kode </head>
Copy Kode dibawah ini tepat diatas kode </head>

 <script src='http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1'/>
<script src='http://code.jquery.com/jquery-latest.js'/>
<meta content='ID Facebook' property='fb:admins'/>
<script type='text/javascript'>
function commentToggle(selectTab) {
$(".comments-tab").addClass("inactive-select-tab");
$(selectTab).removeClass("inactive-select-tab");
$(".comments-page").hide();
$(selectTab + "-page").show();
}
</script>

ID Facebook : Ganti dengan ID Facebook anda yang terletak di bagian belakang browser URL Profil Facebook anda, Misalkan http://www.facebook.com/Blogdhika ID Facebooknya adalah Blogdhika

7. Cari kode /* Comment atau #comments
Setiap Template mempunyai struktur kode yang berbeda-beda, jadi cari saja kode yang mirip dengan kode diatas
Copy kode berikut di bawah kode diatas tadi

.comments-page { background-color: #f2f2f2;}
#blogger-comments-page { padding: 0px 5px; display: none;}
.comments-tab { float: left; padding: 5px; margin-right: 3px; cursor: pointer; background-color: #f2f2f2;}
.comments-tab-icon { height: 14px; width: auto; margin-right: 3px;}
.comments-tab:hover { background-color: #eeeeee;}
.inactive-select-tab { background-color: #d1d1d1;}

8. Simpan

Selesai, sekarang anda sudah mempunyai Komentar Facebook Berdampingan dengan Komentar Blog

Senin, 21 Mei 2012

Kuasa Roh Kudus
Nats : Kisah Para Rasul 1:8


       Ketika membahas Yohanes 16:28, saya telah menyatakan bahwa Kristus datang ke dalam dunia (berinkarnasi) untuk mati di Kalvari karena dosa manusia, dikuburkan dan bangkit. Sebelum kenaikkannya ke sorga Ia menjanjikan untuk mengirimkan Roh Kudus maka setelah 10 hari kemudian Roh Kudus dicurahkan dan mulailah satu era dimana Roh Kudus berkarya melalui para rasul, diaken, dan anak-anak Tuhan. Seorang teolog pernah berkata bahwa hadiah yang terbesar bagi dunia adalah Yesus Kristus, dan hadiah yang terbesar bagi gereja adalah Roh Kudus. Allah Bapa memilih sejak kekal, Yesus Kristus diutus ke dalam dunia untuk mati menggantikan kita dan melalui Roh Kudus orang berdosa dapat percaya serta menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya sehingga kepadanya dikaruniakan segala berkat rohani di dalam sorga.
Dalam nats di atas dikatakan bahwa jika Roh Kudus turun ke atas mereka, mereka akan menjadi saksiNya. Itulah sebabnya, pada kesempatan kali ini kita akan melihat kuasa Roh Kudus yang dikerjakan dalam kehidupan kita, yakni: 1). Kuasa menginsafkan. Roh Kudus datang untuk menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman. Jika kita tidak diinsafkan akan dosa, kebenaran dan penghakiman, kita tidak mungkin percaya kepada Tuhan. Di dalam perumpamaan tentang penabur, ketika benih ditabur, benih itu jatuh di empat tempat. Benih merupakan simbol dari firman Tuhan dan tanah adalah hati manusia (batu yang keras, tanah yang tipis, tanah di tengah semak duri dan tanah yang baik). Jika fiman jatuh di hati manusia yang keras, tak mungkin terjadi sesuatu perubahan. Ada satu hal yang lebih berbahaya daripada dosa, yaitu orang tidak sadar bahwa dia sedang berbuat dosa di hadapan Tuhan bahkan menikmati dosa. Inilah contoh dari hati yang keras itu.
Ada orang yang setiap kali dalam acara KKR mengangkat tangan, tetapi setiap kali juga jatuh dalam dosa yang sama. Ini merupakan contoh hati yang bertanah tipis. Pada saat mengambil satu komitmen begitu bersemangat, lama-lama semangatnya mulai surut. Jenis ketiga adalah orang-orang yang menyebut dirinya Kristen - dan telah bertahun-tahun menjadi orang Kristen - tetapi tidak bertumbuh oleh karena kekhawatiran dari luar menghimpit dia. Hanya oleh karena Roh Kuduslah hati yagn keras itu dapat menjadi lunak sehingga ia sadar akan kebenaran firman Tuhan, akan kecenderungannya yang berbuat dosa dan mendukakan hati Tuhan.
Roh Kudus bukan hanya menyadarkan seseorang akan dosa, tetapi juga kebenaran. Kristus adalah kebenaran itu sendiri, karena itu Roh Kudus akan memimpin seseorang kepada Krsitus (Yoh 14:6). Hanya di dalam Kristuslah seseorang dapat memperoleh hidup yang kekal dan Roh Kuduspun menyadarkan seseorang akan penghakiman, dimana orang-orang berdosa pasti akan mengalami hukuman Allah. 2). Kuasa Kepemilikan. Dalam Efesus 1:13 dijelaskan bahwa ketika di dalam Kristus dan kita percaya, kita dimeteraikan dengan Roh Kudus dan kita pun menjadi milik Allah. Betapa indahnya semua ini dimana kita orang berdosa yang seharusnya dihukum namun karena kasih Allah kita dipimpin oleh Roh Kudus untuk memperoleh jaminan keselamatan dan hidup kekal di dalam Kristus.

3). Kuasa Pengudusan. Roh Kudus diberikan untuk mengerjakan proses pengudusan dalam kehidupan orang Kristen. Dalam I Kor 1:2, ada dua kata "kudus." Yang dimaksud dengan kudus yang pertama adalah ketika kita percaya kepada Kristus, hubungan kita dengan Bapa dipulihkan, dan hubungan itu telah dikuduskan oleh Bapa. Status kita bukan lagi orang berdosa, tetapi orang yang sudah dibenarkan, dikuduskan namun secara moral kita belum kudus karena kita masih sering jatuh di dalam dosa. Roh Kudus tinggal dalam diri kita bukan ketika kita sudah betul-betul sempurna dan tidak berbuat dosa. Ketika kita percaya kepada Kristus, Roh Kudus tinggal di dalam diri kita walaupun kita masih dapat berbuat dosa. Untuk apa? untuk memampukan kita hidup dalam proses pengudusan.
Manusia berdosa mengalami kerusakan total, dimana seluruh aspek dalam kehidupan manusia mengalami suatu distorsi karena itu Roh Kudus yang tinggal di dalam diri kita, orang percaya memproses pikiran, perasaan dan kemauan kita hingga mengalami penyucian yang terus-menerus. Masalahnya adalah, apakah kita mengijinkan Roh Kudus itu sebagai tuan atas hidup kita atau sebagai tamu? Jika sebagai tamu, Dia tidak mempunyai hak apa-apa atau sangat terbatas akibatnya kita tidak pernah mau mengijinkan Roh Kudus untuk mengubah cara berpikir dan mengarahkan perasaan kita kembali kepada Tuhan serta membawa kemauan kita takluk di bawah kehendak Tuhan. Padahal Roh Kudus seharusnya memerintah atas pikiran, perasaan dan kemauan kita maka di dalam proses itu yang terpenting adalah relakah kita jika Roh Kudus memimpin dan mengarahkan kita kepada apa yang Tuhan mau dan membenci apa yang dibenci oleh Tuhan.
Dalam kehidupan kita banyak misteri yang orang lain tidak tahu, yang tahu hanya tiga yakni Tuhan, diri sendiri dan setan. Karena Tuhan tahu, maukah kita mempersilahkan Roh Kudus melihat ruang hati kita dan membersihkannya dari segala cara-cara yang tidak beres dan kotor? Mulut kita mungkin terarah kepada Tuhan tetapi tindakan kita mengarah kepada setan dan tidak mempermuliakan Tuhan. Jika kita mau dipimpin oleh Roh Kudus, pikiran kita akan semakin dikuasai oleh firman Tuhan, perasaan kita akan semakin mencintai Tuhan dan hati nurani kita semakin dibersihkan dan dimurnikan sehingga kita dapat peka dan mentaati kehendak Tuhan untuk mengalami satu pertumbuhan iman di dalam proses pengudusan.
Ada seseorang yang berkata, "Penyerahan tampak, pemikiran adalah fanatisisme yagn bertindak tetapi pemikiran tampa penyerahan total itu berarti kelumpuhan dalam semua tindakan." Ada orang-orang yang sepertinya berserah, tetapi pikirannya tidak pernah mengerti kebenaran firman Tuhan dan tidak pernah dirombak oleh firman Tuhan. Jika pikiran yang dirombak tampa disertai penyerahan total, maka akan terjadi kelumpuhan dalam semua tindakan akibat tidak adanya keseimbangan pertumbuhan. Apakah orang yang benar-benar percaya ada kemungkinan untuk murtad? Seperti yang kita bahas di atas bahwa di dalam kekekalan Tuhan telah memilih kita dan Roh Kudus memeteraikan kita sebagai jaminan keselamatan yang mutlak bahwa kita akan memperoleh seluruhnnya nanti. Bagaimana kalau kita berbuat dosa? Pada waktu berbuat dosa sebenarnya kita sedang memdukakan Roh Kudus. Maka orang percaya tidak mungkin murtad, tetapi masih bisa berbuat dosa. Jika demikian dimana keadilan Tuhan? Pengampunan dosa tetap diberikan, tetapi pengadilan Tuhan tetap akan dinyatakan di dalam dunia. Misalnya, seseorang yang membunuh dan dimasukkan kedalam penjara, mungkin di kejar-kejar oleh rasa bersalah dalam hatinya. Inilah upah! Apa yang kita tabur, itu yang akan kita tuai dan itu bukan hukum karma melainkan satu konsekuensi dari apa yang telah kita perbuat.

4). Kuasa yang memberikan kemenangan. Pada suatu hari, ketika Pdt. Stephen Tong berkhotbah, ada seorang ahli sihir yang berusaha menyerangnya. Orang ini melihat ada satu cahaya yang keluar dari tangannya - demikianlah pengakuan orang tersebut, dan hanya dia sendiri yang tahu keberadaan cahaya itu - dan mengarah kepadanya. Begitu sudah dekat, mendadak sinar itu lenyap. Karena penasaran, ia mencoba dengan seluruh kemampuannya dan kali ini cahaya itu pecah menjadi dua, dan mendadak orang itu pingsan. Ini membuktikan bahwa kuasa Allah sangatlah besar dalam kehidupan orang percaya (lihat I yoh 4:4). Karena itu, sangatlah tragis jika seorang Kristen begitu takut tidur malam oleh karena telah menonton sebuah film horor yang sangat menakutkan. Padahal I Yoh 4:4 jelas mengatakan bahwa Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar daripada roh yang ada di dalam dunia. Dimanakah keberanian kita? Ketika Roh Kudus turun, dengan kuasa Roh Kudus yang mengurapinya Petrus berani berkhotbah. Pada waktu Roh Kudus bekerja, Ia memberikan keberanian kepada kita untuk menghadapi suatu realita.

5). Kuasa Kesaksian. Roh Kudus memberikan kuasa kepada kita untuk menjadi saksi. Kuasa bukan sekedar kemampuan atau kekuatan biasa, tetapi sesuatu yang mendorong kita untuk bertindak. Petrus yang penakut, karena diurapi Roh Kudus, begitu berani untuk menjadi saksi. Jika saya diutus ke tempat terpencil, bagi saya, saya memohon, "Tuhan beri saya kemampuan untuk taat dan pergi ke sana. Saya percaya kuasa Tuhan menyertai saya." Jikalau Tuhan mengijinkan untuk mati di sana, itu adalah anugerah Tuhan.
Gereja zaman itu belum diperlengkapi dengan transportasi yang hebat dan buku-buku yang berbobot teapi heran, dalam waktu yang singkat Injil sudah tersebar hampir ke seluruh dunia sedangkan gereja saat ini, yang sudah diperlengkapi dengan berbagai fasilitas, justru gereja mandul dan lumpuh. Apa sebab? Gereja hanya mengandalkan fasilitas dan tidak mau bersungguh-sungguh bergantung kepada dan mentaati Tuhan dalam hal kesaksian. Karena Roh Kudus sudah dicurahkan, maukah kita menyadari kuasa Roh Kudus yang menginsafkan dan menjadikan kita milik Allah serta masuk ke dalam proses pengudusan dimana kita dapat terus-menerus hidup dalam kemenangan secara rohani, dan pada akhirnya berani untuk memberitakan Injil? Kiranya Tuhan memberikan api kebangunan sehingga menguasai hati, pikiran, kemauan dan seluruh kehidupan sehingga jemaat Tuhan bisa dibangunkan. Amin!?

Minggu, 20 Mei 2012

menambah widget
http://saungweb.blogspot.com/2009/06/cara-membuat-kolom-tambah-gadget-di.html


membuat tabel
http://surya.cyber4rt.com/2012/04/cara-membuat-table-pada-blog.html